Tentang Komunitas Pena Senja

Tentang Komunitas Pena Senja
Tentang Komunitas Pena Senja

Hari ini, saya mau berbagi perihal pembelajaran berharga yang saya dapatkan dari sebuah komunitas literasi yang saat ini menjadi amanah saya.

Sedikit mundur ke belakang, saya ikut komunitas ini ketika pandemi mulai menyerang, saya lupa bulan berapa tepatnya. Yang pasti saat itu sedang asyik gulir Instagram, terus nyangkut ada yang share open member sebuah komunitas literasi.

Jujur saja, saya tidak berpikir macam-macam. Saya kira sama seperti komunitas literasi lain yang saya kenal, mereka sekadar membuat acara atau berbagi tautan grup, kita klik tautan tersebut, masuk grup, dan kegiatan mengikuti admin di grup tersebut.

Anggapan tersebut ternyata salah. Di @komunitaspenasenja sudah lebih jauh melampaui itu. Ternyata komunitas ini melakukan rekrutmen anggota melalui seleksi. Wow, saya cukup kaget sebenarnya ketika tahu berita ini tetapi ya sudahlah. Kepalang tanggung. Saya ikuti saja alurnya.

Seleksi cukup seru. Kami dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk akhirnya diharuskan presentasi tema tertentu dan tugas akhirnya adalah menulis antologi cerpen.

Sebelum presentasi dan tugas akhir tersebut, kami diberi materi seputar blog dan kepenulisan cerpen dari pemateri yang sudah sering mengisi seputar literasi. Banyak ilmu yang didapat dan tentu saja sangat bermanfaat.

Tema cerpen saat itu adalah bintang malam. Saya tulis tentang seorang pemuda yang belajar di kampus dan sedang memperjuangkan mimpinya. Lika-liku kehidupan di kampus dilaluinya. Bagaimana akhir ceritanya? Kalian bisa membacanya pada buku terbaru saya, Pena Senja Punya Cerita 2.

Setelah masuk ke dalam komunitas ini, kami tergabung ke dalam grup WA member KPS. Beberapa waktu kemudian, kami ada seleksi kru untuk kemudian diberi tanggung jawab pada bagian tertentu seperti humas, sekretaris, dan sebagainya.

Qadarallah, saya masuk ke dalam kru tersebut. Lebih jauh lagi, saya diberi amanah untuk menakhodai komunitas ini hingga hari ini.

Di komunitas ini, saya banyak belajar pada kakak-kakak yang asyik dan menginspirasi. Belajar bagaimana cara mereka mengendalikan konflik, menyelesaikan berbagai problematika komunitas yang tidak mudah.

Kami sering rapat secara daring via grup WA, pernah juga satu kali mengadakan Zoom Meeting untuk merekatkan ikatan seluruh member KPS.

Saya bersyukur sekali diberi kesempatan di komunitas ini untuk belajar. Belajar mengungkapkan pendapat, belajar bertanggung jawab, dan tentu saja belajar memajukan literasi di negeri ini.

Harapan saya pribadi, semoga komunitas ini dapat terus eksis di dunia literasi dengan berbagai agenda yang hari-hari ini padat merayap setiap minggunya.

Salam literasi.

Keep inspiring through writing!

#komunitaspenasenja #komunitasliterasi #komunitas #literasi

Muhammad Amin

Pengasuh di Mahad Al Qalam MAN 2 Kota Malang. Suka menulis di blog dan menulis buku. Sesekali menerjemahkan dokumen dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab atau bahasa Inggris.

1
Hai, ada yang bisa saya bantu?
Hubungi Saya
Hai, ada yang bisa saya bantu?