Merendah untuk Meninggi

Merendah untuk Meninggi
Merendah untuk Meninggi

Setiap orang tentu pernah mengalami peningkatan dan penurunan dalam banyak hal. Entah dalam hal penghasilan, pekerjaan, atau hal-hal lain dalam hidup.

Pernahkah kita berpikir bahwa ketika kita ingin mendapatkan kenaikan dalam banyak hal, kita perlu merendah terlebih dahulu.

Ah, yang benar? Masak iya mau meningkat kok merendah dulu? Keliru deh kayaknya.

Eh, bener lho. Serius. Coba deh kita perhatikan hal-hal sederhana dalam hidup kita.

Ketika ingin meningkatkan kapasitas diri, kita harus merendah dan siap belajar dan menerima ilmu baru dari sekitar dan juga orang lain. Kalau kita sudah menutup diri dan merasa tinggi, bagaimana mungkin kita akan meningkat lagi?

Ketika kita mengendarai motor atau mobil. Ketika kita menaiki tanjakan, apa yang kita lakukan? Kita turunkan gigi ke gigi terendah, kemudian kita naikkan gas perlahan. Bagaimana bila kita tetap ngotot dengan gigi tinggi? Kita bisa jadi mundur ke belakang kan?

Ketika kita ingin naik jabatan, kita tentu harus siap menerima banyak instruksi, belajar lebih keras lagi, bertemu orang baru, dan siap memosisikan diri sebagai murid. Kalau kita tidak mau merendah dan merasa serba bisa? Mana mungkin bos mau menaikkan pangkat kita.

Di hadapan Tuhan pun demikian. Ketika kita ingin ditinggikan derajat, Allah minta kita untuk tawadu, merendah, bukan malah meninggi, sombong, atau malah menentang. Yang ada malah Allah hinakan diri kita karena kesombongan tersebut.

Jadi, pahamilah prinsip ini bahwa ketika ingin naik tingkat, turunkan dulu dirimu, tunjukkan kapasitasmu, maka tentu perlahan kamu akan diangkat ke posisi yang lebih tinggi daripada saat ini.

#insight #insights #insightful #menulis #renungan #renungankehidupan #Amininsight #day65 #06022021

Baca Juga  Perjalanan Meraih Mimpi

Muhammad Amin

Pengasuh di Mahad Al Qalam MAN 2 Kota Malang. Suka menulis di blog dan menulis buku. Sesekali menerjemahkan dokumen dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab atau bahasa Inggris.

Mungkin Anda juga menyukai

1
Hai, ada yang bisa saya bantu?
Hubungi Saya
Hai, ada yang bisa saya bantu?