Ikut Kelas Daring dan Fokus Blogging Saat Corona

Ikut Kelas Daring dan Fokus Blogging Saat Corona
06/01/2021 – Ikut Kelas Daring dan Fokus Blogging Saat Corona (Canva)

Sejak Maret 2020, sekolah mulai diliburkan, tak terkecuali lembaga tempat saya mengabdi.

Karena lembaga berasrama, tentu saja seluruh santri diharuskan pulang ke rumah masing-masing. Seluruh santri diberikan waktu hingga 3 hari untuk persiapan pulang.

Bagi saya dan beberapa teman yang mengabdi di sana harus bersabar untuk tidak pulang dulu karena ada hal-hal yang harus dilakukan dan dipersiapkan.

Kami menjemur kasur dan memastikan setiap kamar bersih dan steril selama ditinggal pulang. Baru setelah semua selesai, kami pun pulang ke rumah masing-masing.

Karena menjelang Ramadan, maka kegiatan madrasah dan mahad ditiadakan. Seluruhnya fokus untuk beribadah di tempat masing-masing.

Selepas Idulfitri, ada wacana untuk masuk kelas secara daring. Pihak madrasah mempersiapkan semuanya dengan baik. Kami yang di Mahad juga diminta mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan Mahad.

Kami pun menjalankan program tahfiz tiap bakda Subuh dan Magrib. Pada Sabtu pagi, kami mengaji bersama via Google Meet atau Zoom, kemudian ada pengarahan dan pembinaan pengasuh. Sabtu malam dan Ahad pagi kegiatan diliburkan alias dialihkan ke mengaji mandiri dan tahfiz mandiri.

Kegiatan ini berjalan selama satu semester lamanya. Sepanjang waktu itu, saya yang biasanya sibuk ini dan itu harus segera mencari alternatif kegiatan yang menyenangkan. Pilihan saya jatuh pada ikut seminar daring, kelas daring, dan blogging.

Ikut Seminar Daring

Karena pandemi, berseliweranlah berbagai seminar via Google Meet atau Zoom. Saya ikuti seminar-seminar bertema pendidikan, bahasa, bahasa Arab, dan juga organisasi. Meski tidak setiap hari, tetapi hal itu sudah cukup menggerakkan kembali tangan saya untuk mencatat dan otak saya untuk kembali memikirkan hal-hal berkaitan dengan tema tersebut.

Baca Juga  Misteri 25 dan Zaa Peare

Seminar yang saya ikuti mulai tingkat regional, nasional, sampai internasional. Yang paling saya ingat adalah seminar bahasa Arab yang biasanya diadakan pada pagi atau siang hari, saat itu diadakan pada malam hari.

Ikut Kelas Daring

Saya juga ikut kelas daring kepenulisan seperti Impactfulwriting (Modul Mengemas Tulisan Jadi Penghasilan) dan E-Modul NulisAja. Ka Dika, mentor kami menjelaskan materi via Zoom, membagikan tips dan trik menulis, sampai dapat bonus email gratis dengan domain penulispreneur.com. Terima kasih, Ka Dika.

Mulai Blogging (Lagi)

Saya juga akhirnya memutuskan untuk aktif kembali menulis di blog. Blog saya di blogger aktif kembali. Saya ikut komunitas 1m1c (1 minggu 1 cerita) yang di dalamnya terdiri dari banyak profesional di berbagai bidang dari berbagai daerah, dalam dan luar negeri. Saya sangat beruntung ikut komunitas ini karena sangat suportif dan menjadikan menulis sangat menyenangkan.

Biasanya kita akan saling congkak-congkak yang diperbolehkan hanya di sini-dengan membagikan tautan blog berisi tulisan kita. Seru sekali ketika membaca berbagai tulisan tersebut. Kita bisa seolah-olah menjelajah seantero negeri sampai jalan-jalan ke luar negeri.

Sistem yang dipakai adalah sistem setoran melalui web www.1minggu1cerita.id. Bagi yang tertarik, bisa mendaftar terlebih dahulu, nanti akan dimasukkan ke grup member di WhatsApp.

Pada minggu pertama setiap bulan akan ada tema tertentu yang harus ditulis. Ketentuan lainnya adalah bolos setor maksimal 6 kali. Sebagai konsekuensinya harus keluar dari grup WhatsApp. Bila ingin ikut lagi, silakan mendaftar melalui web 1m1c lagi.

Di pengujung 2020, saya melewati sebuah iklan kelas WordPress ketika gulir Instagram. Saya tertarik dan memutuskan bergabung. Mas Fadillah Arsa adalah mentor di kelas WordPress.

Baca Juga  4 Jenis Olahraga Kesukaan Saya

Saya juga sangat beruntung ikut kelas daring ini karena semua materi dapat diakses seumur hidup. Kalau dibandingkan dengan harganya, sangat murah dengan materi yang sangat lengkap dan grup support Telegram yang sangat seru dan asyik.

Dari kelas WordPress, saya belajar membeli hosting, domain baru-padahal sebelumnya baru saja beli domain baru yang pada akhirnya tidak dipakai-, menginstal mesin WordPress, oprek tema dan tampilan WordPress, dan berbagai hal lain yang sangat seru.

Sekarang saya fokus mengisi blog sembari terus mempelajari materi yang sampai hari ini belum selesai. Saya juga menjadi fokus dan semangat menulis ketika punya blog baru ini. Sementara blog saya di blogger dan WordPress.com yang baru saja dibuat, tulisannya mulai dipindahkan perlahan ke blog baru ini.

Awal tahun ini, saya juga ikut tantangan ODOP ICC. Apa itu? One Day One Post Indonesian Content Creator. Salah satu adminnya juga ada di komunitas 1m1c.

ODOP ICC adalah ajakan blogging selama sebulan penuh dengan tema-tema harian yang sudah ditentukan. Ada juga sesi sharing yang tentu sangat bermanfaat bagi hidup kita. Model setoran melalui Google Form dengan memasukkan tautan tulisan. Kita diharuskan mempromosikan tulisan kita di Facebook dan Instagram.

Tentu ini hal baru bagi saya. Biasanya saya awal tahun mengikuti program #30haribercerita di @30haribercerita, tapi kali ini saya ikut ODOP ICC. By the way, saya ikut event @30haribercerita pada 2019 dan 2020. Dokumentasinya bisa dicek di Instagram saya @bymuhammadamin.

Begitulah keseharian saya selama Work From Home. Di samping urusan kerjaan, urusan pengembangan diri juga menjadi fokus lain yang harus menjadi perhatian. Semoga cerita yang agak panjang ini beemanfaat. Bagi yang berminat ikut program-program yang saya sebutkan di atas, bisa menghubungi saya via surel atau WhatsApp atau langsung saja meluncur ke Instagram atau web setiap program.

Baca Juga  Ikut Kelas WordPress

Keep inspiring through writing!

#odopicc #30hbcicc #30haribercerita #indonesiancontentcreator #odopiccday6 #corona #ceritaselamacorona #blogging #1m1c #kelaswordpress #impactfulwriting #nulisaja #day34 #06012021

Jumlah kata: 765
Dikirim ke ODOP ICC